TANDA-TANDA DATANGNYA HARI KIAMAT BESAR
Ø MATAHARI TERBIT DARI BARAT
Matahari
terbit dari barat adalah ayat kauniyah yang agung dan mukjiyat ilahi yang
besar. Kita semua mengetahui bahwa alam ini dengan segala bintang, planet,
bulan, meteor, dan galaksinya diatur dengan sangat rapi sekali oleh Allah SWT.
Dia
telah menciptakan semuanya dengan segenap ketelitian dan ilmu Ilahi, sehingga
matahari, bintang, dan bulan tidak bergeser dari orbitnya dari sedekit pun.
Allah SWT berfirman:
لاَالشمْسُ يَنْبَغِى لَهَااَنْ تُدْرِكَ الْقَمَرَوَلاَاليْلُ
سَابِقُ النهَارِ. وَكُل فِى فَلَكٍ يَسْبَحُوْنَ
“Tidaklah mungkin
matahari mendapatkan bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan
masing-masing beredar pada garis edarnya.” (Yasin: 40)
Bumi tempat kita hidup terjaga dengan kehendak Allah SWT
dari serangan meteor dan bintang kecuali bila Allah menghendakinya untuk kita
sebagai pengetahuan dan menerangkan kehendak Ilahi. Allah berfirman:
...وَيُمْسِكُ السماءَ اَنْ تَقَعَ عَلَى الْاَرْضِ
الابِاِذْنِه...
“Dia menahan (benda-benda) langit jatuh
kebumi, melainkan dengan izin-Nya.” (Al-Hajj:
65)
Artinya,
Allah menahan bintang-bintang, planet, bulan, dan meteor yang berada di langit
agar tidak jatuh ke bumi dan membinasakan kehidupan manusia yang
dikehendaki-Nya. Oleh karena itu, ketika pesawat luar angkasa naik ke Bulan,
Venus, dan Mars, mereka memotret puluhan ribu lubang yang dalam dan
membahayakan, yaitu bekas meteor dan komet yang menabrak planet-planet tersebut
karena Allah tidak menjaganya sebagaimana Dia menjaga bumi.
Semua
makhluk yang ada di langit dan bumi terjaga dengan kehendak Allah sampai waktu
tertentu, yaitu sampai ketika yang ada di langit dan bumi akan di gulung oleh
Dia pada hari
kiamat. Allah berfirman:
...وَالْاَرْضُ
جَمِيْعًاقَبْضَتُه يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسمَاوَاتُ مَطْوِيت بِيَمِيْنِه...
“Padahal bumi seluruhnya dalam
genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan kanan-Nya.” (Az-Zumar: 67)
Peristiwa ini terjadi bila hari kiamat telah terjadi.
Hari yang didustakan orang-orang yang berbuat dosa dan kafir. Allah telah
menjadikan matahari terbit dari barat sebagai salah satu tanda besar hari kiamat dan peristiwa tersebut sudah
dekat.
Tanda-tanda besar tegaknya hari kiamat ada yang berlatar
belakang kehidupan manusia di bumi dan ada yang berlatar belakang alam yang
berhubungan dengan langit, baik bintang-bintang, planet, dan bulan seperti
tanda matahari terbit dari barat ini.
Untuk itu, marilah kita menelaah ayat-ayat Al-Qur’an dan
hadits-hadits yang mulia berkenaan dengan tanda besar ini kemudian kita kembali
kepada penjelasan secara ilmiah bagaimana matahari bisa terbit dari barat.
Allah berfirman dalam Al-Qur’an mengenai matahari terbit
dari barat dalam Surat Al-An’am ayat 158:
...يَوْمَ يَأْتِى بَعْضُ ايت رَبكَ لاَيَنْفَعُ نَفْسًا
اِيْمَانُهَا لَمْ تَكُنْ ءَامَنَتْ مِنْ قَبْلُ اَوْكَسَبَتْ فِى اِيْمَانِهَا
خَيْرًا...
“Pada hari datangnya ayat
dari Rabbmu, tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri
yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam
masa imannya.” (Al-An’am: 158)
Dan dikuatkan dalam Hadits Rasulullah yang diriwayatkan
oleh Abu Hurairah, Rasulullah
bersabda:
لاَتَقُوْمُ الساعَةُ حَتى تَطْلُعَ الشمْسُ مِنْ
مَغْرِبِهَافَاِذَارَاهَاالناسُ امَنُوْااَجْمَعُوْنَ فَذَاكَ حِيْنَ لاَيَنْفَعُ
نَفْسًااِيْمَانُهَا لَمْ تَكُنْ امَنَتْ مِنْ قَبْلُ.
“Hari kiamat tidak akan terjadi sebelum
matahari terbit dari barat. Apabila manusia melihat kejadian itu, mereka akan
beriman seluruhnya. Itulah saat keimanan tidak berguna lagi bagi manusia yang
sebelumnya tidak beriman.” (HR. Bukhari, Muslim, dan Ahmad)
Matahari terbit dari Barat akan terjadi selama satu hari saja,
kemudian tertutuplah pintu taubat. Setelah itu, gerakan matahari pun akan
kembali seperti sebelumnya terbit dari timur sampai terjadinya kiamat.
Dari Ibn ‘Abbas, “Maka Ubai bin Ka’ab berkata: “Maka bagaimana
jadinya matahari dan manusia setelah itu?” Rasulullah menjawab: “Matahari akan
tetap menyinarkan cahayanya dan akan terbit sebagaimana terbit sebelumnya, dan
orang-orang akan menghadapi (tugas-tugas) dunia mereka, apabila kuda seorang
laki-laki melahirkan anaknya, maka ia tidak akan dapat menunggang kuda tersebut
sampai terjadinya kiamat.” (Fathul Baari, Kitaburriqaq, Juz 11,
Thulu’issyamsi Min Maghribiha)
Ilmuwan Fisika Ukraina Masuk Islam Karena
Membuktikan Kebenaran Al-Qur’an Bahwa Putaran Poros Bumi Bisa Berbalik Arah.
Demitri Bolyakov, seorang
ahli fisika yang sangat menggandrungi kajian serta riset-riset ilmiah,
mengatakan bahwa pintu masuk ke Islamannya adalah fisika. Sungguh suatu yang sangat ilmiah, bagaimanakah fisika
bisa mendorong
Demitri Bolyakov masuk Islam? Demitri mengatakan bahwa ia tergabung dalam
sebuah penelitian ilmiah yang dipimpin oleh Prof. Nicolai Kosinikov, salah
seorang pakar dalam bidang fisika.
Mereka sedang dalam penelitian terhadap sebuah sempel yang diuji
di laboratorium untuk mempelajari sebuah teori modern yang menjelaskan tentang
perputaran bumi dan porosnya. Mereka berhasil menetapkan teori
tersebut. Akan tetapi Dimetri mengetahui bahwasanya diriwayatkan dalam
sebuah hadis dari nabi saw yang diketahui umat Islam, bahkan termasuk inti
akidah mereka yang menguatkan keharusan teori tersebut ada, sesuai dengan hasil
yang dicapainya. Demitri merasa yakin bahwa pengetahuan seperti ini, yang
umurnya lebih dari 1.400 tahun yang lalu sebagai sumber satu-satunya yang
mungkin hanyalah pencipta alam semesta ini.
Teori yang dikemukan oleh Prof. Kosinikov merupakan teori yang paling baru dan paling berani
dalam menafsirkan
fenomena perputaran bumi pada porosnya. Kelompok peneliti ini merancang sebuah
sempel berupa bola yang diisi penuh dengan papan tipis dari logam yang
dilelehkan, ditempatkan pada badan bermagnet yang terbentuk dari elektroda yang saling berlawanan
arus. Ketika arus listrik berjalan pada
dua elektroda tersebut maka menimbulkan gaya magnet dan bola yang dipenuhi
papan tipis dari logam tersebut mulai berputar pada porosnya fenomena ini
dinamakan “Gerak Integral Elektro Magno-Dinamika”. Gerak ini pada substansinya
menjadi aktivitas perputaran bumi pada porosnya.
Pada tingkat realita di alam ini, daya matahari merupakan
“kekuatan penggerak” yang bisa melahirkan area magnet yang bisa mendorong bumi
untuk berputar pada porosnya. Kemudian gerak perputaran bumi ini dalam hal
cepat atau lambatnya seiring dengan daya insensitas daya matahari. Atas dasar
ini pula posisi dan arah kutub utara bergantung. Telah diadakan penelitian
bahwa kutub magnet bumi hingga tahun 1970 bergerak dengan kecepatan tidak lebih
dari 10 km dalam setahun, akan tetapi pada tahun-tahun terakhir ini kecepatan
tersebut bertambah hingga 40 km dalam setahun. Bahkan pada tahun 2001
kutub magnet bumi bergeser dari tempatnya hingga mencapai jarak 200 km dalam
sekali gerak. Ini berarti bumi dengan pengaruh daya magnet tersebut
mengakibatkan dua kutub magnet bergantian tempat. Artinya bahwa “gerak”
perputaran bumi akan mengarah pada arah yang berlawanan. Ketika itu matahari akan
terbit (keluar) dari Barat!!!